Jumat, 12 Jul 2024
  • SDIT Thariq Bin Ziyad Membangun Pribadi Shaleh & Cerdas
TUTUP MENU

OBSESI PERDANA OFFLINE PASCA PANDEMI, KEMBALI DIGELAR DI SDIT TBZ JATIMULYA

Setelah dua tahun pandemi Covid-19, SDIT Thariq Bin Ziyad secara berturut-turut tidak mengadakan MABIT dalam rangka OBSESI secara biasa (offline), acara khusus kelas 6 yang rutin dilaksanakan setiap tahun selama pandemi diadakan secara daring (online).

Pada tahun ini (TP. 2022-2023) di akhir semester 1, Alhamdulillah kegiatan tersebut kembali akan diadakan secara luring atau offline. Acaranya insya Allah akan berlangsung setelah classmeting yaitu Kamis-Jumat, 15-16 Desember 2022. Mengapa OBSESI dan MABIT? OBSESI adalah Orientasi dan Pembinaa Siswa Berprestasi, melalui kegiatan yaitu MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa).

ORIENTASI

Siswa kls 6 secara umum sebagian besar sdh masuk fase mukallaf, apa itu mukallaf? bagaimana konsekwensinya dengan amal ibadah dan akhlak seorang yang sudah mukalaf, disinilah pentingnya ORIENTASI khusus di kelas 6 melalui kegiatan khusus yang diadakan dalam format MABIT (Menginap dalam rangka Bina Iman & Taqwa) yaitu Orientasi & Pembinaan Siswa Berprestasi (OBSESI)

PEMBINAAN

Thariq Bin Ziyad adalah sekolah yang bukan hanya meperhatikan aspek pelajaran dan pendidikan tapi juga pembinaan khususnya pembinaan ruhiyah lewat kegiatan BPI (Bina Pribadi Islami) yang diadakan setiap pekan agar memiliki aqidah yang lurus, ibadah yang benar, akhlak yang mulia, adab dan prilaku terpuji, kemampuan alQuran yang mumpuni, berpengetahuan luas, mandiri dengan skill yang dimiliki sebagai bekal hidup masa kini dan masa akan datang. Selain pembinaan ruhiyah juga ada pembinaan fikriyah dan jasadiyan.

SISWA BERPRESTASI

Seorang siswa SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya sejatinya ialah mereka yang telah ditempa dengan tempaan yang baik lewat kegaiatan-kegiatan sekolah sehingga kecil atau besar, tinggi atau rendah, pastinya mereka itu adalah siswa-siswi yang berprestasi, prestasi ibadah, prestasi akhlak, prestasi skill (olahraga, seni, dan hobi), belum lagi prestasi Al-Quran baik dari sisi bacaan atau hafalan bahkan dari sisi pengalannya (tanfidz) dan penghayatan dan pemahamannya (ikhtirom dengan Quran, guru Quran dan ahlul Quran) sehingga selain tahsin, tahfidz, tanfidz juga tafhim Al-Qurannya seimbang, ada lagi prestasi siswa TBZ itu bisa muncul dan terlihat dari aspek akademik dan prestasi bahasanya, oleh karenanya “Laa Budda Tholibat Thariq Bin Ziyad Ayyakuuna Muntijatan”.

KELUAR