Minggu, 23 Jun 2024
  • SDIT Thariq Bin Ziyad Membangun Pribadi Shaleh & Cerdas
TUTUP MENU

INOVASI, KOLABORASI, DAN KEBERANIAN PEMUDA HASILKAN KEPUTUSAN RENGAS DENGKLOK

INOVASI, KOLABORASI, DAN KEBERANIAN PEMUDA HASILKAN KEPUTUSAN RENGAS DENGKLOK

“Pada hari ini tanggal 16 Agustus kalian berkumpul di lapangan ini tidak salah selain untuk olahraga senam bersama dan pembukan lomba dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan yang ke-77, yang insya Allah besok, 17 Agustus 2022, juga sebagai napak tilas sejarah, yaitu peristiwa Rengas Dengklok.” demikian kurang lebih kutipan motivasi yang diberikan oleh kepala sekolah SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya saat menyampaikan sambutan pada pembukaan lomba 17-AN yang diadakan oleh sekolah pada hari ini, Selasa, 16 Agustus 2022.

Kegiatan lomba pada hari ini diawali dengan olahraga massal yakni senam bersama, seluruh siswa-siswi kelas 1 sampai kelas 6 tanpa kecuali ikut olahraga bersama yaitu senam SKJ Pramuka yang dipimpin oleh guru olahraga dan diikuti oleh guru serta karyawan. Selain acara pebukaan yang diisi dengan senam bersama juga disampaikan sambuta berupa kata motivasi dari kepala sekolah, sebagaimana dikutip di atas. Setelah itu seluruh siswa-siswi kelas 1-3 mengikuti lomba di lapangan dalam, sedangkan kelas 4-6 mengikuti lomba di lapangan luar atau lapangan futsal, tepatnya di halaman sekolah dan halaman masjid Al-Quds SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya.

Jenis lomba pun dipilih yaitu yang mengadung makna, bersifat mendidik atau edukatif serta membuat siswa-siswi menjadi riang, semangat dan sehat. maka lomba kelas 1-3 antara lain lomba menangkap ikan secara estafet, lomba memakai pakaian (baju, sepatu serta kaos kaki), lomba menyusun menara dari gelas serta lomba estafet memindahkan air.

Sedangkan lomba untuk kelas 4-6 antara lain lomba balap sarung (sarung yah bukan karung), lomba bakiak, lomba sumpit kelereng serta lomba menyusun menara dari gelas.

Selesai perlombaan yang sangat meriah itu, bakda dzuhur atau setelah istirahat dan makan mereka mengikuti pengumuman para pemenang lomba, beragam hadiah diberikan kepada para pemenang dan sekitar jam 14 an giliran kelas tinggi (kelas 4-6) untuk mengikuti pengumuman para juara lomba.

Bila dikaitkan dengan petistiwa penculikan sang proklamator serta beberapa tokoh lain yang dilakukan oleh pemuda pada saat itu maka kita akan mendapati pelajaran penting dari para pemuda saat itu bahwa hakikatnya kalangan tua para tokoh bangsa ini juga tujuannya sama yakni MERDEKA, namun kalangan tua saat itu banyak hal yang harus dipertimbangkan untuk kesuksesan proklamasi kemerdekaan, sementara kalangan muda tentu beda perspektifnya, mereka ingin segera merdeka jangan sampai ditunda-tunda, maka petistiwa Rengas Dengklok pun terjadi sebagai taqdir sejarah, bukti semangat para pemuda dan adanya inovasi atau upaya yang maksimal (juhad) dari mereka.

Sehingga jika mengacu atau berkaca kepada sejarah maka tidak ada kemerdekaan jika tidak ada peristiwa Rengas Dengklok terlebih dahulu, karena sudah menjadi satu kesatua sejarah, bahwa itulah jalan yang Allah anugrahkan kepada bangsa ini, bahkan tanggalnya serta bulannya (bulan Ramadhan) pada saat itu juga menjadi bagian dari taqdir sejarah suci dan berani dari kalangan pemuda zaman itu. Semoga siswa-siswi SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya juga menjadi bagian dari pemuda Indonesia kelak yang mewarisi sifat-sifat pemuda pada zaman itu, kelak mereka akan penjadi pemimpin yang shaleh dan cerdas, Insya Allah. MERDEKA … ALLAHU AKBAR …
[DM]

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR